Jangan Pernah Merasa Sendiri di Dunia ini Karena Allah selalu bersama kita
Wednesday, March 25, 2009
KPPSLN Malaysia
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negri (KPPSLN) merupakan perpanjangan dari PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negri) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum). KPPSLN ini bertugas sebagai pelaksana teknis semua aturan dan kinerja yang telah dibuat oleh PPLN. KPPSLN Malaysia kurang lebih berjumlah 48 kelompok terdiri dari 5 orang tiap kelompok yang merupakan perwakilan dari seluruh elemen masyarakat seperti pelajar, pekerja, pengusaha, dan organisasi massa. Adapun perwakilan PPI UPM tercatat 11 orang menjadi anggota KPPSLN, yaitu M. Sayuti, Safrilsyah Syarif, Eka Tarwaca, Mulyono Atmorejo, Moh. Amarullah, Tri Padukan, Masanto Masyahit, Woro Kalanjati, Dias Indrasti, Rahmi Novalia, dan Suci Rahmatia. Sampai saat ini KPPSLN baru mengadakan dua kali pertemuan yaitu pada tanggal 8 Maret dan 14 Maret 2009 di Aula Hasanudin, KBRI. Pertemuan pertama yaitu pembentukan KPPSLN dan pengambilan sumpah ketua KPPSLN. Pertemuan kedua yaitu Rapat koordinasi dan pembekalan KPPSLN yang dihadiri oleh Dubes RI Da'I Bachtiar, anggota KPU Made Putu Artha, Ketua PPLN Malaysia Teguh Hendro Cahyono, Pokja Deplu Edi Perwana, Organisasi Politik, dan Organisasi Massa.
Pemilih luar negri memilih wakil rakyat anggota DPR yang berada di Dapil DKI Jakarta II. Total pemilih luar negri berdasarkan DPT –data pemilih tetap- sekitar 1,5 juta orang dan pemilih yang berada di Malaysia berjumlah sekitar 800 ribu orang. Lebih dari 50% pemilih luar negri berada di Malaysia. Oleh karena itu Kedubes RI menjalankan lobi politik dengan pemerintah Malaysia untuk pembentukan TPS (Tempat Pemungutan Suara) di luar wilayah Indonesia agar warga Indonesia yang tinggalnya jauh dari Kuala Lumpur bisa dengan mudah menggunakan hak pilihnya. Alhamdulillah setelah berbagai macam tarik ulur politik yang dilakukan pemerintah Malaysia, pendirian TPS di luar wilayah Indonesia terealisasi. Adapun lokasi TPS Kuala Lumpur wilayah Indonesia berada di:
1.Kantor KBRI (10 TPS)
2.Wisma Duta jalan U-Than (9 TPS)
3.Wisma Damai (1 TPS)
4.Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (13 TPS)
5.Wisma Athan –atase pertahanan- dekat Hotel Sucasa Ampang (2 TPS)
sedangkan TPS di luar wilayah Indonesia belum diumumkan karena saat ini PPLN sedang mencari lokasi yang strategis dekat dengan WNI.
Mekanisme pemungutan suara, selain TPS, di Malaysia memiliki keunikan di banding dengan negara-negara lain, yaitu
·Sistem Drop Box
Selambat-lambatnya sebelum H-1 pemilih telah menerima surat suara dalam sampul yang dikirim KPPSLN ke alamat rumah/perusahaan yang tercantum di DPT. Surat suara yang telah di contreng dimasukkan kembali ke dalam sampul dan dikumpulkan kembali dalam Box berwarna Perak pada petugas KPPSLN pada hari H (9 April '09) ditempat dan waktu yang telah ditentukan. Pengumpulan surat suara wajib oleh masing-masing pemilih dan tidak sah jika diwakilkan. Sistem ini ditujukan kepada TKI – tenaga kerja Indonesia- yang bekerja di kilang/pabrik dan berkelompok yang berada di luar wilayah Kuala Lumpur. Sistem ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu pemilihan di pabrik-pabrik karena pada tanggal 09 April bukanlah hari libur sebagaimana di Indonesia.
·Sistem Pos Bercatat
Selambat-lambatnya sebelum H-3 pemilih telah menerima surat suara dalam sampul yang dikirim KPPSLN ke alamat rumah yang tercantum di DPT. Surat suara yang telah di contreng dimasukkan kembali ke dalam sampul dan dikirim kembali melalui kantor pos selambat-lambatnya H+3. Tidak perlu membayar untuk pengiriman kembali karena Kedubes RI telah bekerjasama dengan Pos Malaysia. Sistem ini ditujukan kepada PRT –pembantu rumah tangga- yang tersebar dan tidak berkelompok yang berada di luar wilayah Kuala Lumpur.
dewi July 27, 2009 04:14 AM PDT kak askar munafik menuduh partai bermain, padahal kak askar kan juga lebih ke partai PKS. kak askar kalau mau jujur lihat siapa kita , belagak hero tapi munafik dan pengecut. dan walk out waktu rekapitulasi suara, benar ya kak .....heheheh! kacian orang alim jadi bodoh dan tolol
uci April 17, 2009 02:36 PM PDT aidus > uci blm denger kalo bang askar walk out tp potensi kecurangan droping box sangat besar. wajarlah kalo dia walkout. contoh, pas ambil suara di sebuah perkebunan yg terdiri dari 300 pekerja surat suara yg di contreng semuanya sama (partai dan no caleg yg sama).
aidus April 16, 2009 08:55 PM PDT Saya lihat di TV, Bang Askar walkout dr proses penghitungan di malay, ada kecurangan katanya. bener ya?
uci March 26, 2009 05:25 PM PDT insya Allah
fachrie March 26, 2009 12:28 PM PDT Semoga sukses pemilihan di sana. Laporkan juga hasilnya.. hehe :-)
Assalamu'alaikum wr wb
Selamat datang di sobatsuci blogdrive.
Disini kalian akan membaca dan merasakan ungkapan hati penulis.
Yaa tidak sebagus penulis-penulis profesional, tp inilah karya terbaikku.
Jangan lupa untuk memberikan komentar untuk setiap artikel yang terbit ya..
Jazakumullah Khairan Katsiran
Blog ini diberi nama SobatSuci karena terinspirasi dari teman di Yogya yang ngefans sama grup band Padi dan kebetulan ikut fans club-nya, yaitu Sobat Padi. Pas denger kata Sobat, kayanya langsung jatuh hati. Thnx ya fren...
Trus alasan pemberian kata "U r Not Alone" sbg tema utama Blog ini karena sy pernah tersesat di hutan di Sukabumi. Tapi ya.... sy merasa tidak pernah sendiri karena Allah selalu menemani.
Jd, jgn pernah merasa sendiri di dunia ini. Oke?!!