Jangan Pernah Merasa Sendiri di Dunia ini Karena Allah selalu bersama kita
Thursday, December 10, 2009
Qanaah
Arti simpel qanaah yaitu cukup. Merasa cukup atas segala sesuatu. Salah satu contoh, membeli sesuatu atas dasar kebutuhan. Jika kebutuhan sudah terpenuhi maka kata cukup itu sudah bisa digunakan. Misalnya, sepatu/sendal. Keperluannya biasanya untuk olahraga, kuliah or hang out, pesta, n sekitar rumah (sendal jepit). Totalnya 4 jenis. Tiap jenis ada dua buah adalah hal yang wajar, tapi akan tidak wajar kalo punya 3, 4 or lebih. Kenapa? Satu, karena mubazir itu lebih dekat kepada setan. Dua, stiap benda yg kita miliki nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya. Si benda bisa mengadukan kepada Allah tentang asas guna dan manfaat dirinya. Jika kita tidak memanfaatkan sebaik-baiknya, maka dia bisa menjegal kita ke surga-Nya kelak. Tiga, ruang rumah kita akan terasa sempit karena banyaknya barang yang tidak berguna. Empat, pengiritan. Uang yang dianggarkan untuk sedekah jadi bisa lebih besar or bisa juga buat jalan-jalan untuk mentadaburi ciptaan Allah.
So, mulai sekarang, yang cukup-cukup aja. Sesuaikan dengan pendapatan dan kebutuhan. Terapin asas manfaat sebelum membeli sesuatu. oke?!!!
Tahun kedua di Malay begitu banyak perubahan yang terjadi. Datang tiba-tiba dan mengubah hampir semua kebiasaan (jelek) yang dilakukan tahun sebelumnya. Waktu yang tersisa pun hanya sedikit namun itu semua terasa nikmat. Exciting. Berada di lingkungan baru, tantangan baru, dan harapan baru pula. Meskipun apa yang dilakukan bukan suatu hal yang baru.
Agak kaget menghadapi semua yang terjadi, namun setelah di pahami
ternyata banyak hikmah yang tersimpan dan tentunya hidup terasa lebih berwarna. Semoga saya selalu diberikan kesehatan dan bisa mengatur waktu sehingga tidak ada satupun yang terzholimi. Amiin.
"Mba, dua tahun lagi kelompok ini jangan di rombak ya. Uci mau pas balik ke depok, gabung dengan kelompok ini lagi. Uci merasa nyaman cerita dengan mba. Uci juga nyaman dengan teman-teman yang ada disini. Kita udah akrab kaya keluarga sendiri. Tolong bilangin DPC jangan di rombak ya mba."
Juli '08
"Kondisi mba lemah ci. Semua pengobatan udah mba coba, tapi belum berhasil. Mba udah ga bisa kemana-mana. Mba sekarang ada dirumah ibu. Mba serahkan semua kepada Allah. Maaf ci, mba belum dapat pengganti liqo uci. Hati-hati disana ya."
Agustus '08
"Uci udah dapat kabar kalo mba yuyun meninggal? Aku dapat kabar dari Abangku. Beliau meninggal di ruang operasi RS. Fatmawati sore tadi."
"Pantesan tadi pas lewat ruang operasi ada banyak akhwat yang ngumpul. Penasaran sih tapi tadi lagi buru-buru mau pulang. Ternyata murobbi mu toh. Oia, kata temen yang jaga, sebelum operasi pun sebenarnya kecil kemungkinan untuk berhasil. Sekarang jenazahnya lagi dimandiin dan mau langsung dibawa pulang."
"Iya, aku sama yani sekarang lagi nunggu jenazah beliau dirumah. Do'akan mba ya ci."
"Uci, terakhir aku jenguk mba, dia nanyain kabar mu. Dia sudah menghubungi temannya yang di malay namun belum ada konfirmasi lagi. Beliau minta maaf kalo uci menunggu lama untuk transfer liqo."
"Uci, wajahnya cantik sekali, senyumnya manis, dan damai."
## Rencana Allah diatas segalanya. Ketidakrelaanqu jika kelompok kami dirombak -ganti temen dan ganti murobbi- oleh DPC, ternyata dirombak sendiri oleh Allah. Allah mencintai murobbiqu. Allah ingin murobbiqu berada di sisi-Nya. Dan Allah juga ingin menegur sikap sombongku yang tidak ingat bahwa Allah lah pembuat makar sesungguhnya. Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun.
25 Agustus '08 -'09 Untuk mba qu yang sangat sabar. Murah senyum. Murobbi, ibu dan istri yang solehah. Semoga Allah menempatkanmu di sisi-Nya. Amiin. Maafkan saya.
April'09 adalah bulan full tugas dan ujian. Mulai dari berbagai agenda rapat, tawaran jalan-jalan hingga shopping full diskon tidak meluluhkan smangat belajar. Semuanya di tolak. Hehe... maklum, nilai yang terkumpul pas-pasan. Pas dibawah zona aman. Semua cara pun digunakan, mulai dari fotokopi soal-soal, belajar kelompok hingga bertanya pada temen Phd yang memang ahli pada subject tsb. Dan tak lupa tentunya berdo'a.
Alhamdulillah, meskipun nilainya tak begitu bagus tapi paling ngga telah melewati zona aman. Pffuhh... lega lepas dari itu semua. Berbagai tawaran yg dulu diabaikan kini dipertimbangkan kembali. Setelah menimbang-nimbang sumber keuangan, akhirnya diri ini menerima tawaran untuk menghadiri resepsi pernikahan kawan al azhar di Pasuruan, Surabaya. Itung-itung reunian sama teman lama dan menikmati suasana Pasuruan dan sekitarnya.
Saya pergi bersama kedua teman yg sama-sama al azhar jg. Aris dan Abqori. Tiket pulang pergi (KL-Sby-KL) 21-25 mei'09, telah kami booking. Rencana perjalanan dan tempat wisata yang ingin kami kunjungi pun telah rapih disiapkan dan tinggal melaksanakannya saja. Entah siapa yang mulai duluan, semua perjalanan yg telah direncanakan buyar seketika. Rencana berangkat ke Sby 3 orang, ternyata hanya dua. Satu lagi pergi ke Jkt dan baru esok ke Sby bersama rombongan dari Jkt. Teman yg bersama saya pun tiba-tiba memiliki rencana ke Jkt karena ada panggilan urgent kerjaan. Dan saya pun dari pada sendirian ga jelas di Sby berencana balik pula ke Jkt, pulang kampung ke depok tercinta. Lagi pula sudah sejak nov '08 belum pulang. Kangen jg ternyata.
Rencana jalan-jalan ke gunung Bromo, Batu Malang, dan wisata kuliner khas Sby batal semua. Hanya jalan-jalan ke pusat kota Malang dan berkunjung ke Univ. Brawijaya sajalah yg saya lakoni. Itupun diluar dari agenda dan terburu-buru. Maklum jadwal penerbangan menuju jkt sudah hampir dekat.
Sabtu malam, 23 mei '09 saya beserta seorang teman take off menuju jkt dan berencana balik menuju KL dari jkt. Sedangkan seorang lagi stay in Sby dan pulang ke KL dari Sby. Dan kami pun menghabiskan liburan sesuai dg rencana masing-masing bukan rencana bersama . Namun dibalik setiap keputusan ada hikmah didalamnya. Apalagi jika keputusan itu murni untuk mengunjungi orangtua tercinta. Ternyata liburan di depok pun mengasyikkan. Kejutan-kejutan baru pun berdatangan. Dan liburan kali ini adalah awal dari kejutan-kejutan yang berkelanjutan hingga saat ini .
Ahad, 21 Juni'09 pukul 02.00 - 09.00 pm diselenggarakan PPI UPM Badminton Cup 2009 di Lap. Badminton Fakulti Pendidikan. Alhamdulillah kompetisi ini diikuti oleh ramai orang, kawan-kawan PPI UPM dan beberapa orang asing yang berasal dari Malaysia, Bangladesh, dan Yordania. Jenis pertandingan yang digelar adalah Ganda Putra dan Ganda Putri. Grup pria terdiri dari 16 team dan wanita 6 team.
Sistem yang diterapkan untuk pria adalah Sistem Gugur. Dimana team yang kalah di babak penyisihan tidak dapat melakukan pertandingan lagi. Hal ini bertujuan untuk menghemat waktu. Total pertandingan terdiri dari 16 kali pertandingan. Sedangkan untuk wanita menggunakan sistem Setengah Kompetisi atau Round Robin, dilanjutkan dengan Semi-Final yang menggunakan sistem Cross, antara pemenang I group A vs pemenang II group B dan pemenang II group A vs pemenang I group B. Setelah itu dilanjutkan dengan Grand Final antara Winner vs Winner dari Semi Final. Sistem ini memungkinkan tiap team bertemu dengan team lain yang se-group. Hal ini bertujuan untuk memperlama pertandingan karena jumlah group yg sedikit. Total pertandingan terdiri dari 9 kali pertandingan. Team yang berhasil sampai ke grand final berarti telah melakukan 4 kali pertandingan. Kelemahan system ini adalah menguras stamina pemain karena setelah bermain maka sudah harus siap dengan pertandingan berikutnya.
Pembagian team dilakukan dengan cara memisah setengah jumlah pemain ke dalam cluster unggulan dan non unggulan. Setelah itu dilakukan pengocokan untuk memasangkan cluster unggulan dan non ungulan. Hal ini bertujuan untuk meratakan kekuatan team.
Alhamdulillah pertandingan PPI UPM Badminton Cup 2009 berjalan dengan lancar. Adapun pemenang-pemenangnya antara lain:
Ganda Putra : 1. Pak Eko dan Kang Asep 2. Kang Riza dan Andiyas 3. Heri Darul dan Yoo (Malaysia)
Ganda Putri : 1. Bu Eka dan Suci 2. Bu Herliati dan Bu Kudus 3. Bu Dewi dan Teh Honney
Terima kasih kepada panitia dan seluruh pemain yang telah menyukseskan acara ini. Semoga kebersamaan indah ini akan terus terjalin dan terjalin.
Senin, 22 juni 2009 @Room 501, 01:41 am Terima kasih ya 4WI. Makasi buat papa yang udah minjemin raket dan slalu memberikan dukungan moril. Insya 4WI ga akan uci lupakan.
Semoga keberkahan selalu menyertaimu Semoga senyum bahagia selalu menghias wajahmu Semoga do'a-do'a tulusmu selalu mengalir tiada henti untuk anak2mu tercinta Maafkan ananda yg belum bisa membalas smua jasa2mu
Seminar be a Successful blogger yang diselenggarakan pada Ahad, 03 Mei di UTP (Universiti Teknologi Petronas), Perak, merupakan hasil kerjasama antara PPI UTP, PPIM dan KBRI. Tujuan seminar ini adalah memberikan informasi seputar dunia menulis, dunia blog dan tips 'n trik agar menghasilkan uang lewat blog. Peserta yang hadir pada seminar ini berjumlah kurang lebih 50 orang yang berasal dari beberapa cabang PPI di tiap Universiti yaitu UUM, USM, UM, UKM, UIA, UTP, APIIT, dan UPM. Adapun perwakilan UPM adalah Suci dan Amarullah.
Agar tepat waktu dan boleh fokus dalam seminar, saya dan rekan saya berangkat hari sabtu jam 06.45 pm dan berkumpul di hentian Pudu KL bersama enam orang yang berasal dari UM, UUM, dan APIIT. Perjalanan dengan menggunakan bus Plus Liner ini berangkat jam 08.30 pm dan sampai pukul 11.30 pm. Setiba di hentian Seri Iskandar, kami di jemput oleh panitia dan diantarkan ke penginapan.
Registrasi seminar dimulai pukul 09.30 dan acara di mulai pukul 10.30. Setelah registrasi dan sembari menunggu acara di mulai, saya berkenalan dengan panitia dan kawan-kawan dari berbagai universiti. Tak lupa berkeliling dan foto-foto di sekitar tempat seminar.
Seminar yang dimulai pukul 10.30 ini di awali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan dari pihak yang terkait. Setelah itu dilanjutkan dengan materi pertama berupa "Tips 'n trik Menulis Fiksi dan Menembus Penerbit", yang disampaikan oleh Mba Tria Barmawi, novelis dari Forum Lingkar Pena Malaysia.
Setelah break Ishoma, acara dilanjutkan dengan menghadirkan pembicara kedua yaitu Sdr. Raffael Sanzio, seorang blogger mania yang sudah merasakan manisnya uang dari nge-blog. Pembicara yang sekarang bekerja di Axion Malaysia ini memaparkan seluk beluk nge-blog dan content apa saja yang sebaiknya di isi oleh para blogger agar blog-nya ramai dikunjugi oleh orang banyak.
Follow up materi kedua yaitu diadakannya workshop membuat blog. Teknis pelaksanaan workshop yaitu peserta di bagi menjadi 8 group yang terdiri dari 4-5 orang. Dalam waktu yang relatif singkat, 60 menit, tiap group diminta untuk membuat sebuah blog yang sesuai dengan penjelasan tips 'n trik yang telah diberikan. Setelah coffe break dan sholat Ashar, tiap group mempresentasikan blog yang telah dibuat dan Raffael memberikan penilaian.
Acara berakhir pada pukul 18.45 ditutup dengan do'a dan foto bersama, peserta dan panitia. Alhamdulillah acara berlangsung dengan lancar dan sukses. Pukul 08.00 pm kami naik bus menuju KL dari Ipoh.
Berbagai persiapan - rapat rutin, bolos kerja/kuliah, tanda tangan & cap surat suara, pembuatan TPS- telah dilakukan oleh KPPS untuk menyukseskan Pemilu Legislatif 9 April 2009. Namun hasil yang diharapkan sangat mengecewakan. Terbukti dari jumlah surat suara yang disediakan sebanyak 2040 lembar per TPS dari total 35 TPS, rata-rata hanya 4% terpakai yaitu sekitar 80 lembar. Sungguh mubazirrr.
Pemetaan lokasi yang tidak akurat dan mekanisme pemungutan suara (TPS/ Undi Pos) yang tidak diumumkan jauh hari, membuat banyak pemilih terhambat menggunakan hak suaranya. Ada yang datang jauh-jauh dengan semangat '45 untuk mencontreng, alih-alih nyontreng justru malah diminta pulang karena namanya terdaftar di undi pos. Mana orang tsb tahu, pengumumannya saja tidak ada.Sampai saat ini pun banyak kawan-kawan yang tidak jadi mencontreng karena surat suara belum sampai, padahal alamat yang diberikan lengkap. Duhh bobroknyaa.....
Tersenyum senanglah kawan saya yg golput. Dia berkata. "Indonesia kalo masih menggunakan sistem seperti sekarang ini ga akan maju-maju. Sistem saat ini hanya memperalat orang-orang bawah yg notabenenya tidak mengerti apa itu politik dan demokrasi. Seharusnya pemilih dipercayakan kepada orang-orang yang memiliki strata pendidikan yg tinggi, yang tidak asal memilih wakil rakyat, dan bisa memberikan kontribusi pemikiran tentang langkah strategis bangsa ke depan. Sehingga orang-orang bawah hanya tinggal menikmati hasil dan tidak perlu bersusah payah kampanye untuk orang yg sama sekali tidak dikenal. Kasian orang-orang bawah yg ga ngerti apa-apa dijadikan tumbal. Kalo sistem ini masih bertahan, warga yg golput 40 % saat ini justru akan semakin bertambah." Hmm... andaikata teman saya itu ga hanya omong doank dan melakukan aksi sesuai dg pendapatnya, dengan senang hati mata saya yg terpejam satu akan terbuka dua2nya. Nah, ini hanya retorika belaka tanpa aplikatif.
Saya sangat risih dengan orang-orang yg dengan bangganya bergolput ria tp mereka ga memiliki solusi. Kalo memang masih keukeuh golput mending buat organisasi atau wadah yang bisa menampung ide-ide mereka untuk kemajuan negri. Jadi protesnya biar lebih terarah dan berkualitas. Golput boleh bung asal Bertanggungjawab.
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negri (KPPSLN) merupakan perpanjangan dari PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negri) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum). KPPSLN ini bertugas sebagai pelaksana teknis semua aturan dan kinerja yang telah dibuat oleh PPLN. KPPSLN Malaysia kurang lebih berjumlah 48 kelompok terdiri dari 5 orang tiap kelompok yang merupakan perwakilan dari seluruh elemen masyarakat seperti pelajar, pekerja, pengusaha, dan organisasi massa. Adapun perwakilan PPI UPM tercatat 11 orang menjadi anggota KPPSLN, yaitu M. Sayuti, Safrilsyah Syarif, Eka Tarwaca, Mulyono Atmorejo, Moh. Amarullah, Tri Padukan, Masanto Masyahit, Woro Kalanjati, Dias Indrasti, Rahmi Novalia, dan Suci Rahmatia. Sampai saat ini KPPSLN baru mengadakan dua kali pertemuan yaitu pada tanggal 8 Maret dan 14 Maret 2009 di Aula Hasanudin, KBRI. Pertemuan pertama yaitu pembentukan KPPSLN dan pengambilan sumpah ketua KPPSLN. Pertemuan kedua yaitu Rapat koordinasi dan pembekalan KPPSLN yang dihadiri oleh Dubes RI Da'I Bachtiar, anggota KPU Made Putu Artha, Ketua PPLN Malaysia Teguh Hendro Cahyono, Pokja Deplu Edi Perwana, Organisasi Politik, dan Organisasi Massa.
Pemilih luar negri memilih wakil rakyat anggota DPR yang berada di Dapil DKI Jakarta II. Total pemilih luar negri berdasarkan DPT –data pemilih tetap- sekitar 1,5 juta orang dan pemilih yang berada di Malaysia berjumlah sekitar 800 ribu orang. Lebih dari 50% pemilih luar negri berada di Malaysia. Oleh karena itu Kedubes RI menjalankan lobi politik dengan pemerintah Malaysia untuk pembentukan TPS (Tempat Pemungutan Suara) di luar wilayah Indonesia agar warga Indonesia yang tinggalnya jauh dari Kuala Lumpur bisa dengan mudah menggunakan hak pilihnya. Alhamdulillah setelah berbagai macam tarik ulur politik yang dilakukan pemerintah Malaysia, pendirian TPS di luar wilayah Indonesia terealisasi. Adapun lokasi TPS Kuala Lumpur wilayah Indonesia berada di:
1.Kantor KBRI (10 TPS)
2.Wisma Duta jalan U-Than (9 TPS)
3.Wisma Damai (1 TPS)
4.Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (13 TPS)
5.Wisma Athan –atase pertahanan- dekat Hotel Sucasa Ampang (2 TPS)
sedangkan TPS di luar wilayah Indonesia belum diumumkan karena saat ini PPLN sedang mencari lokasi yang strategis dekat dengan WNI.
Mekanisme pemungutan suara, selain TPS, di Malaysia memiliki keunikan di banding dengan negara-negara lain, yaitu
·Sistem Drop Box
Selambat-lambatnya sebelum H-1 pemilih telah menerima surat suara dalam sampul yang dikirim KPPSLN ke alamat rumah/perusahaan yang tercantum di DPT. Surat suara yang telah di contreng dimasukkan kembali ke dalam sampul dan dikumpulkan kembali dalam Box berwarna Perak pada petugas KPPSLN pada hari H (9 April '09) ditempat dan waktu yang telah ditentukan. Pengumpulan surat suara wajib oleh masing-masing pemilih dan tidak sah jika diwakilkan. Sistem ini ditujukan kepada TKI – tenaga kerja Indonesia- yang bekerja di kilang/pabrik dan berkelompok yang berada di luar wilayah Kuala Lumpur. Sistem ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu pemilihan di pabrik-pabrik karena pada tanggal 09 April bukanlah hari libur sebagaimana di Indonesia.
·Sistem Pos Bercatat
Selambat-lambatnya sebelum H-3 pemilih telah menerima surat suara dalam sampul yang dikirim KPPSLN ke alamat rumah yang tercantum di DPT. Surat suara yang telah di contreng dimasukkan kembali ke dalam sampul dan dikirim kembali melalui kantor pos selambat-lambatnya H+3. Tidak perlu membayar untuk pengiriman kembali karena Kedubes RI telah bekerjasama dengan Pos Malaysia. Sistem ini ditujukan kepada PRT –pembantu rumah tangga- yang tersebar dan tidak berkelompok yang berada di luar wilayah Kuala Lumpur.
Laki-laki suka PKS (Perempuan Kerudung & Solehah) Perempuan juga suka PKS (Pria Keren & Solehah) Kalo belum siap nikah ya PKS (Puasa Kamis & Senin) Kalo sudah siap nikah ya PKS (Pengen Khitbah Secepatnya) Sudah nikah harapannya PKS (Punya Keluarga Sakinah) Punya anak harapannya PKS (Pintar Kreatif & Solehah) Sudah tua inginnya PKS (Punya Keturunan Sukses) Di Akhirat harapannya PKS (Pemilik Kerajaan Surga) Sudah saatnya semua orang suka PKS (Partai Kadilan Sejahtera, Partai Kita Semua)
Assalamu'alaikum wr wb
Selamat datang di sobatsuci blogdrive.
Disini kalian akan membaca dan merasakan ungkapan hati penulis.
Yaa tidak sebagus penulis-penulis profesional, tp inilah karya terbaikku.
Jangan lupa untuk memberikan komentar untuk setiap artikel yang terbit ya..
Jazakumullah Khairan Katsiran
Blog ini diberi nama SobatSuci karena terinspirasi dari teman di Yogya yang ngefans sama grup band Padi dan kebetulan ikut fans club-nya, yaitu Sobat Padi. Pas denger kata Sobat, kayanya langsung jatuh hati. Thnx ya fren...
Trus alasan pemberian kata "U r Not Alone" sbg tema utama Blog ini karena sy pernah tersesat di hutan di Sukabumi. Tapi ya.... sy merasa tidak pernah sendiri karena Allah selalu menemani.
Jd, jgn pernah merasa sendiri di dunia ini. Oke?!!