Entry: Pemilu 2009 bobrok?? Thursday, April 23, 2009



Berbagai persiapan - rapat rutin, bolos kerja/kuliah, tanda tangan & cap surat suara, pembuatan TPS- telah dilakukan oleh KPPS untuk menyukseskan Pemilu Legislatif 9 April 2009. Namun hasil yang diharapkan sangat mengecewakan. Terbukti dari jumlah surat suara yang disediakan sebanyak 2040 lembar per TPS dari total 35 TPS, rata-rata hanya 4% terpakai yaitu sekitar 80 lembar. Sungguh mubazirrr.

Pemetaan lokasi yang tidak akurat dan mekanisme pemungutan suara (TPS/ Undi Pos) yang tidak diumumkan jauh hari, membuat banyak pemilih terhambat menggunakan hak suaranya.
Ada yang datang jauh-jauh dengan semangat '45 untuk mencontreng, alih-alih nyontreng justru malah diminta pulang karena namanya terdaftar di undi pos. Mana orang tsb tahu, pengumumannya saja tidak ada.  Sampai saat ini pun banyak kawan-kawan yang tidak jadi mencontreng karena surat suara belum sampai, padahal alamat yang diberikan lengkap. Duhh bobroknyaa.....

Tersenyum senanglah kawan saya yg golput. Dia berkata. "Indonesia kalo masih menggunakan sistem seperti sekarang ini ga akan maju-maju. Sistem saat ini hanya memperalat orang-orang bawah yg notabenenya tidak mengerti apa itu politik dan demokrasi. Seharusnya pemilih dipercayakan kepada orang-orang yang memiliki strata pendidikan yg tinggi, yang tidak asal memilih wakil rakyat, dan bisa memberikan kontribusi pemikiran tentang langkah strategis bangsa ke depan. Sehingga orang-orang bawah hanya tinggal menikmati hasil dan tidak perlu bersusah payah kampanye untuk orang yg sama sekali tidak dikenal. Kasian orang-orang bawah yg ga ngerti apa-apa dijadikan tumbal. Kalo sistem ini masih bertahan, warga yg golput 40 % saat ini justru akan semakin bertambah." Hmm... andaikata teman saya itu ga hanya omong doank dan melakukan aksi sesuai dg pendapatnya, dengan senang hati mata saya yg terpejam satu akan terbuka dua2nya. Nah, ini hanya retorika belaka tanpa aplikatif.

Saya sangat risih dengan orang-orang yg dengan bangganya bergolput ria tp mereka ga memiliki solusi. Kalo memang masih keukeuh golput mending buat organisasi atau wadah yang bisa menampung ide-ide mereka untuk kemajuan negri. Jadi protesnya biar lebih terarah dan berkualitas. Golput boleh bung asal Bertanggungjawab.

Duuhh, pusing memikirkan negri ini.

   1 comments

fachrie
April 30, 2009   02:47 PM PDT
 
Yup, walau begitu. Dgn tidak menjadi golput, qta tidak lepas tangan atas nasib bangsa ini. Tetep bertanggung jawab...aktif

...mencari pahlawan indonesia....

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments